TERTARIK DUNIA KOMEDI
![]() |
| Sumber http://quotespictures.com/wp-content/uploads/2013/03/creativity-is-the-sudden-cessation-of-stupidity-advice-quote.jpg |
Tawa bukan proses sederhana
Terdiri dari elemen-elemen penuh pemikiran yang diolah dengan seksama
Namun kemudian dipatahkan oleh unsur kejut
Dan apabila kita memahami cerita yang telah dibangun, kemudian mengafirmasinya
Maka, rasa kejut akan menjadi tawa yang menggelitik logika
Meskipun sisanya terkadang merasa offensive
Sebenernya rasa penasaran tentang bagaimana komedi bekerja ini muncul karena saya termasuk orang yang mudah tertawa. Entah kenapa bisa ya? Kalau teman-teman sesama millenial sering menyebut "Duh, selera humorku!" atau "Yah, receh banget aja gue ketawa" . Iya, saya masuk ke golongan yang seperti itu
Apalagi terhadap komedi bergenre situational humor yang sering terjadi dalam keadaan spontan
Saya sendiri saat ini sedang melakukan riset untuk menulis, baik untuk fiksi maupun non fiksi (Dibaca : Skripsi). Maka saya fikir, mengapa tidak mencoba mendalami komedi? Toh tidak ada yang tidak suka tertawa. Dan hitung-hitung, saya bisa memperkaya pengetahuan saya juga
Tetapi ternyata, saat mencoba menyelami lagi dunia yang sering dianggap sebagai ladang penyalur kegelisahan, saya menemukan beberapa hal yang menarik. Saya yang sedang stuck cenderung bingung untuk mengembangkan cerita, menemukan bahwa inti atau DNA dari seni ini, salah satunya adalah permainan majas. Majas yang seperti apa? Tentunya majas yang bisa mematahkan hal-hal yang sudah dibangun dari awal penulisan.
Saya juga membaca beberapa buku maupun tulisan yang berasal dari wawancara penulis komedi. Selalu saya temukan, bahwa satu cara yang mendasar adalah mencoba menggali tentang diri sendiri. Karena saya anaknya manut, saya coba saja. Terdengar mudah?
Nyatanya saya merasa kesulitan. Dan malu.
Anak ini, disaat teman sebaya yang lain sudah bisa mengambil keputusan besar dalam hidup seperti apply kartu kredit, mengajukan cicilan KPR Rumah atau bahkan -ehem- menikah. Kenal diri sendiri saja enggak. Gumam saya dalam hati.
Anak ini, disaat teman sebaya yang lain sudah bisa mengambil keputusan besar dalam hidup seperti apply kartu kredit, mengajukan cicilan KPR Rumah atau bahkan -ehem- menikah. Kenal diri sendiri saja enggak. Gumam saya dalam hati.
Selama lebih dari 1 minggu saya bulak balik buku catatan saya, poin-pon mengenai siapa diri saya, apa harapan saya, saya suka hal yang seperti apa, sedikit sedikit terisi juga.
Cukup bangga, tentu. Setiap langkah menuju kebaikan dalam hidup, meskipun kecil, patut diapresiasi, bukan?
Cukup bangga, tentu. Setiap langkah menuju kebaikan dalam hidup, meskipun kecil, patut diapresiasi, bukan?
![]() |
| Sumber http://simon-sez.co.uk/web-cont1001//uploads/smiley2-300x287.png |
Semoga saya tidak salah pilih
Jika salah, ya coba lagi atau bertahan sedikit lebih lama.
Apabila dewa komedi itu nyata, saya cuman mau menyampaikan, tolong bantu saya menyelesaikan naskah yang sudah dekat waktu tenggatnya, hehe
Jika salah, ya coba lagi atau bertahan sedikit lebih lama.
Apabila dewa komedi itu nyata, saya cuman mau menyampaikan, tolong bantu saya menyelesaikan naskah yang sudah dekat waktu tenggatnya, hehe


0 komentar