-->

Cerita Indahnya Kuliah Farmasi: Lulus Matkul Ter-Aww BFFK-2

Jadi, obat itu ada 3 jenis kompartemen.

  1. Kompartemen satu
  2. Kompartemen dua
  3. Kompartemen tiga
Tiap kompartemen dibedakan untuk memprediksi kadar obat dalam plasma, memprediksi regimen dosis optimum, memprediksi kemungkinan akumulasi obat atau metabolitnya. Lalu berfungsi uga untuk uji bioekivalensi dan menjelaskan interaksi obat.Untuk menguji suatu obat mengikuti kompartemen satu, dua atau tiga. Maka, perlu diambil sampel yang berupa darah dan urin.

Untuk model kompartemen satu, memiliki karakteristik sebagai berikut

  • Obat masuk secara cepat. Terdistribusi dan dieksresi dari tubuh dengan cepat
  • Sediaan IV
  • Tidak dapat menghitung kadar obat yang sebenarnya dalam jaringan karena langsung ke aliran darah
  • Nilai yang dihasilkan sebanding dengan kadar obat dalam jaringan
A. Kompartemen I Intravaskuler

Untuk orde 1, berlaku rumus


Dimana 
 Db adalah jumlah obat dalam tubuh mula-mula
Cp adalah kadar obat plasma mula-mula 
Vd adalah Volume distribusi

Dari hasil itu, bisa diturunkan untuk mencari kadar obat pada waktu x dan kadar obat pada waktu mula-mula


Ln Dbt = Ln Db0- (kXt)

Dbt = Kadar obat pada waktu t 
Db0= Kadar obat pada waktu mula-mula

atau dapat juga menjadi

Ln Cpt - Ln Cp0-(kXt)


Share:

1 komentar